Oleh:
Marlina
Pengertian
Teknologi informasi
Pada hakikatnya, teknologi
informasi merupakan perpaduan antara komputer, komunikasi data, dan
media penyimpanan. Menurut Sulistyo
Basuki, teknologi informasi adalah
teknologi yang dalam definisi digunakan
untuk menyimpan, menghasilkan, mengolah, serta menyebar luaskan imformasi.
Teknologi informasi adalah suatu
teknologi yang digunakan untuk mengolah
data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, manipulasi data
dalam berbagai cara untuk menghasilkan imformasi yang berkualitas, yaitu
informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan
pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan imformasi yang
strategis untuk pengambilan keputusan.
Fungsi dan Peranan Teknologi
informasi
Fungsi informasi sangatlah beragam karena bergantung pada
mamfaatnya bagi setiap orang yang kebutuhannya berbeda-beda. Demikian fungsinya
bagi suatu organisasi, ia akan disesuaikan dengan jenis organisasi yang
bersangkutan. Dalam organisasi atau pada lembaga
pendidikan pada umumnya, informasi yang bermamfaat adalah yang banyak mendukung
tugas-tugas lembaga tersebut, yaitu kira-kira semua jenis informasi yang
mempunyai aspek edukatif, riset, dan rekreatif.
Selain itu teknologi informasi sangat berperan penting dalam sebuah
perpustakaan. Peranan dapat diartikan secara sempit dan luas. Dalam pengertian sempit dapat diartikan kedudukan, tempat.
Dalam pengertian luas, peraranan diartikan sebagai perangkat tinggi yang
diharapkan, dimiliki oleh orang yang berkedudukan dalam perpustakaan. Sedangkan
dalam arti lain, peranan juga berarti berbagai tindakan yang dilakukan
seseorang dalam suatu peristiwa.
Peranan teknologi informasi pada masa sekarang tidak hanya
diperlukan bagi organisasi, melainkan juga untuk kebutuhan perorangan. Bagi
organisasi, teknologi, informasi dapat digunakan untuk mencapai keunggulan
kompetitif, sedangkan bagi perorangan maka teknologi ini dapat digunakan untuk
mencapai keunggulan pribadi, termasuk untuk mencari pekerjaan.
Teknologi informasi bisa dikatakan telah merasuki kesegala bidang
dan ke berbagai lapisan masyarakat. Pada masa sekarang ponsel dengan
kemampuanmengambil informasi dari internet telah menjadi barang yang biasa
dipakai orang untuk berkomunikasi dan menjadikan jarak seperti tak terasa.
Orang menjadi terbiasa dengan e-mail dan mulai menjauhi menggunakan
surat konvensional yang menggunakan kertas. Orang lebih suka menggunakan
program-program pengolah kata untuk membuat dokumen dari pada menggunakan mesin
ketik biasa.
Tujuan Teknologi informasi
dan komunikasi dalam layanan informasi
Adapun yang
menjadi tujuan teknologi informasi dan
komunikasi adalah sebagai berikut:
1.
Mengembangkan
teknologi informasi dan komunikasi untuk
kemajuan perpustakaan.
2.
Menyediakan
sistem informasi managemen yang pesat sehingga akan membantu dalam melakasanakan
evaluasi terhadap pengembangan teknologi
informasi dan komunikasi di kemudian hari.
3.
Menyediakan
layanan informasi bagi pengguna perpustakaan.
4.
Menciptakan
pengguna yang lebih aktif menggunakan teknologi informasi untuk mendukung
produktivitas kerja.
Sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu tugas pokok sebuah
perpustakaan adalah memberikan layanan informasi, karena pentingnya layanan
tersebut, maka sering dikatakan warna wajah dan penampilan serta kinerja
perpustakaan akan dicerminkan dalam layanan informasi tersebut.
Teknologi informasi di
perpustakaan
Dengan
berkembangnya teknologi informasi di
perpustkaan, pemakai dapat memperoleh data melalui media cetak maupun
elektronik. Di samping itu, terjadinya perkembangan yang sangat pesat di dunia
ilmu pengetahuan dan teknologi, juga terpengaruh terhadap kemajuan
teknologi informasi dan komunikasi
terutama sejak tahun 1990-an. Perkembangan ini sangat mempengaruhi aspek
kehidupan manusia, termasuk juga perpustakaan. Teknologi menjanjikan kecepatan dan merupakan salah
satu faktor yang di butuhkan dalam pengolahan informasi.
Oleh sabab itu ada
beberapa alasan mengapa teknologi
informasi harus di terima di perpustakaan sebagaimana yang di kemukakan
oleh abdul rahman saleh antara lain:
1.Tuntutan terhadap jumlah dan mutu layanan perpusakaan
2. Kebutuhan untuk mengefektifkan sumberdaya manusia
Menurut beberapa
alasan di atas, maka informasi yang ada di perpustakaan saat ini Teknologi informasi tidak hanya terbatas kepada buku
dan jurnal ilmiah saja. Informan lain, seperti teknologi informasi oudio visual, multeknologi informasimedia, bahan mikro, media
opteknologi informasi, dan sebagainya
saat ini di koleksi oleh perpustakaan. Banyak koleksi perpustakaan yang harus
di baca dengan teknologi komputer.
Komputer juga dapat melakukan penyimpanan data dokumen dalam jumlah dan jenis
yang sangat besar. Perangkat lunak masa kini sudah dapat mengendalikan jumlah
berkas dan cantuman yang sangat besar dengan kecepatan yang sulit di bayangkan.
Di samping itu, selain kecepatan dalam memperoleh informasi, pemakai juga
membutuhkan kecepatan informasi yang di dapatkan dari perpustakaan.
Dampak Positif dan Negatif
Dampak positif adanya Teknologi Informasi
bagi perpustakaan diantaranya :
1. Meringangkan beban pekerjaan sehingga lebih efektif
dan efisien.
2. Menghemat waktu dan tenaga para staf sehingga
penempatan staf tepat dan tidak membuang pengeluaran untuk membayar staf yang
berlebihan dan juga hasil pekerjaannya menjadi maksimal.
3. Akan menarik para pembaca untuk mengunjungi
perpustakaan. Seperti dengan adanya fasilitas WiFi serta layanan katalog yang
berbasis komputer, sehingga para pembaca akan merasa nyaman dan juga mudah
untuk menemukan buku yang mereka cari.
4. Pertukaran informasi menjadi lebih mudah dan cepat
karena semua informasi sudah dapat diakses melalui internet.
5. Dalam hal pengadaan bahan pustaka, TI sangat membantu
dalam penelusuran bahan pustaka yang diinginkan dan juga menampung ide dari
pembaca untuk kebutuhan perpustakaan lainnya yang merasa diperlukan.
6. Dalam hal keamanan, pentingnya CCTV diletakkan di
tempat penitipan barang sebelum memasuki perpustakaan, guna meminimalisir
tindak kejahatan.
Setelah
dampak positif, kini beralih ke dampak negatif. Sebenarnya dampak negatif tidak
terlalu terlihat. Tetapi apabila lebih teliti, kita bisa melihat dampak negatif
teresbut. Dampak negatif Teknologi Informasi bagi perpustakaan, diantaranya :
1. Perlunya biaya yang mahal untuk membuat layanan
perpustakaan berbasis komputer, dari mulai membeli komputer, menyediakan WiFi
dan lain-lain
2. Perlunya tenaga terampil yang menangani komputerisasi,
untuk pemasangan dan pengoperasian komputer di sebuah Perpustakaan sehingga
komputer tersebut dapat beroperasi secara maksimal. Dengan kata lain, butuh SDM
yang berkualitas
3. Mempersempit orang yang memiliki SDM yang rendah untuk
bekerja, karena mereka tidak mampu mengoperasikan sistem yang sedemikian modern
4. Perpustakaan harus menyediakan tenaga ahli yang bisa
merawat dan mengoperasikan komputer-komputer tersebut agar berjalan baik dan
juga harus diberi pelatihan agar tercipta kerja yang maksimal
5. Ketergantungan terhadap teknologi komputer, dalam hal
pencarian, catat mencatat dll sehingga dalam waktu panjang akan berdampak
negatif
Dampak
positif bagi Pustawakan antara lain :
1. Para Pustakawan dari berbagai perpustakaan yang ada di
Indonesia bisa saling koordinasi dengan cepat dan mempererat silaturahmi karena
bisa berkomunikasi bisa setiap saat kegiatan perpustakaan berlangsung, seperti
pameran perpustakaan
2. Dapat menjalin kerjasama dengan perpustakaan lain dalam
hal pengadaan, sirkulasi dll
3. Bisa diadakan kunjungan ataupun studi banding sesama
staf perpustakaan sehingga dapat bertukar ikiran maupun pengalaman
Dampak
negatif bagi Pustakawan antara lain :
1. Ketergantungan terhadap teknologi, sehingga jarang
melakukan pekerjaan secara manual membuat pustakawan meremehkan tugas
2. Pustakawan harus mengerti sistem komputer sehingga
dapat menggunakan dan merawat dengan baik, jika terjadi sesuatu, pustakawan
harus bisa mengatasinya sebagai langkah awal
3. Bagi Pustakawan yang berpendidikan rendah, rentan akan
pemberhentian karena pekerjaannya sudah tergantikan oleh teknologi.




